Informasi dan Data

Blognya Informasi dan Data Statistik NTB

INFLASI GABUNGAN KOTA MATARAM DAN KOTA BIMA BULAN FEBRUARI 2010

  • Mulai bulan Juni 2008 tahun dasar penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) menggunakan      2007 = 100 (sebelumnya 2002 = 100) yang didasarkan pada hasil Survei Biaya Hidup (SBH) 2007. Cakupan kota bertambah dari 45 kota menjadi 66 kota. Dengan menggunakan tahun dasar baru tersebut, pada bulan Februari 2010 terjadi Inflasi Gabungan Kota Mataram dan Kota Bima sebesar 0,51 persen. Dari 66 kota yang menghitung IHK, tercatat 52 kota mengalami inflasi. Sedangkan 14 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi  terjadi di Kota Tarakan sebesar 1,82 persen dan terendah di Kota Jember sebesar 0,04 persen. Sedangkan deflasi terbesar di Kota Maumere sebesar 1,30 persen dan terkecil di Kota Ternate  sebesar 0,07 persen.
  • Inflasi Gabungan Kota Mataram dan Kota Bima bulan Februari 2010 sebesar 0,51 persen, terjadi karena adanya kenaikan lima indeks kelompok yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 0,78 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 1,39 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar sebesar 0,23 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,35 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,03 persen, Sedangkan dua indeks mengalami penurunan yaitu: kelompok sandang sebesar 0,46 persen dan kelompok transpor, komunikasi & jasa keuangan sebesar 0,18  persen.
  • Laju inflasi Gabungan Kota Mataram dan Kota Bima tahun kalender (Februari 2010 – Desember 2009) sebesar 2,30 persen, sementara itu laju inflasi “year on year” (Februari 2010 – Februari 2009) sebesar 4,61 persen.

%d bloggers like this: